Langsung ke konten utama

Sahabatku, Ini Adalah Cinta

Awalnya kita tak saling mengenal, datang ke suatu tempat yang sama dengan tujuan yang sama, meninggalkan keluarga dan saudara-saudara kita yang telah lama membersamai kita.

Namun kini, hembusan angin seolah menjawab semuanya. Tak ada lagi sekat di antara kita karena sebuah keyakinan bahwa kita dipertemukan oleh sang maha pemilik cinta.

Kawanku,
 Tak terasa begitu banyak waktu telah kita habiskan bersama, menghabiskan waktu dengan kesibukan yang sama, kadang ego membuat kita tidak saling sapa, kadang sifat kekanak-kanakan membuat salah satu diantara kita seolah seperti orang yang berada jauh di ufuk sana. Tak jarang kita tertawa seolah dunia hanya milik kita semua, tak jarang pula menangis seolah begitu banyak beban yang kita tanggung.

Kawanku
Ku tak tau apa yang harus ku ungkapkan atas semua yang telah kita lalui bersama, tak terhitung berapa banyak waktu yang telah kita habiskan bersama dengan satu tujuan, diselingi banyak canda, tawa,dan kadang tangis.

Kawanku
Tau kah kau mengapa kita mampu bertahan melewati jalan yang panjang ini ? Melewati jalan yang mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang melelahkan ?
Karena kita hadir untuk saling melengkapi, saling menutupi kekurangan, menjalin ukhuwah tanpa ada beban, dan selalu saling merindukan.

Kawanku
Jagalah ukhuwah yang telah terjalin selama ini,jagalah cinta yang telah tumbuh di antara kita. Karena suatu saat nanti, entah kapan engkau akan memasuki babak baru dalam kehidupanmu.

Kawanku
Kita tak tau siapa diantara kita yang akan memiliki rezeki yang berlebih nantinya
Kita tak tau siapa diantara kita yang akan menjadi orang pertama yang dipertemukan oleh Allah dengan pendampimg hidupnya
Kita juga tak tau, siapa kelak diantara kita yang menjadi orang pertama menghadap kepada Allah swt.

Kawanku
Meskipun perpisahan adalah suatu keniscayaan, ingatlah bahwa kita pernah bersama, melelai masa-masa indah yang tidak akan terulang.

Kawanku
Jika suatu saat nanti kita tak lagi bersama, jangan pernah bosan untuk selalu menyebut nama kami dalam setiap lantunan doa mu.
Berdoalah kepada sang maha pemilik langit dan bumi, semoga kelak kita dipertemukan ditempat yang di ridhoi oleh-nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saudaraku, Cukuplah Allah Bagi Kita

Dalam menjalani hidup, kita kadang merasa seperti berada di lembah paling bawah dari setiap fase kehidupan sehingga membuat kita terpuruk, membuat kita seperti tak ada lagi harapan untuk melanjutkan hidup, tak ada lagi bahu untuk bersandar, dan tak ada lagi telinganya yang siap mendengarkan segala keluh kesah yang muncul dari lisan kita. Kadang pula, kita serasa berada di titik paling atas dalam fase kehidupan kita. Apa yang kita inginkan semua tercapai, apa yang kita laksanakan semuanya terwujud, dan apa yang kita cita-citakan bisa menjadi kenyataan. Seolah itulah kebahagiaan yang sesungguhnya. Saudaraku Sesungguhnya itu semua merupakan ujian yang Allah berikan kepada kita semua, sejauh mana kita mampu melalui ujian tersebut. Ketika kita merasa berada di titik paling bawah dari setiap fase hidup, mungkin kita perlu memuhasabah diri kita. Mungkin ada yang salah dari apa yang telah kita lakukan, sehingga perlu rasanya untuk kita melihat ke belakang. Saudaraku Jangan pernah m...

Sepenggal kisah

Amrul Ismail, lahir pada tanggal 28 mei 1997 disebuah desa kecil yang terletak di Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara. Anak ke tiga dari pasangan Ismail Karang dan Dalla Aris yang merupakan keturunan asli Enrekang / Massenrenpulu. Tumbuh dan berkembang dibawah bimbingan orang tua hingga usia dua belas tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan di SDN Satu Totallang, kemudian melanjutkan pendidikan ke SMPN LASUSUA . Dari situ kemudian dia mulai meninggalkan tempat tinggalnya dan harus rela meninggalkan kedua orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mungkin agak berat untuk anak seusia itu berpisah dengan orang tua. Namun, karena keadaan yang memaksa hal itupu...