Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Ketika Cinta Belum Lagi Halal

Berbicara tentang cinta, berarti berbicara tentang sesuatu yang setiap berbeda persepsi tentangnya. Ada yang mengatakan bahwa cinta adalah perasaan suka, ada yang mengartikan ketertarikan kepada lawan jenis, ada yang mengatakan bahwa cinta adalah segalanya, bahkan ada yang mengatakan bahwa cinta adalah kau mengorbankan segalanya kepada yang engkau cinta. Tak salah, karena setiap orang memang memiliki pandangan yang berbeda tentang itu. Perbedaan itu kadang muncul karena ada pengaruh dari luar, kadang pula muncul karena dorongan orang-orang disekitar, kadang pula muncul karena pemahaman manusia yang berbeda, sehingga wajarlah apabila persepsi tentang cinta memang tidak pernah sama. Memang perbedaan dalam menafsirkan sesuatu adalah sesuatu yang niscaya, kita tidak bisa memaksakan apa yang ada dipikiran kita kepada orang lain. Namun satu yang pasti bahwa cinta adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Karena cinta adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia, kar...

Saudaraku, Cukuplah Allah Bagi Kita

Dalam menjalani hidup, kita kadang merasa seperti berada di lembah paling bawah dari setiap fase kehidupan sehingga membuat kita terpuruk, membuat kita seperti tak ada lagi harapan untuk melanjutkan hidup, tak ada lagi bahu untuk bersandar, dan tak ada lagi telinganya yang siap mendengarkan segala keluh kesah yang muncul dari lisan kita. Kadang pula, kita serasa berada di titik paling atas dalam fase kehidupan kita. Apa yang kita inginkan semua tercapai, apa yang kita laksanakan semuanya terwujud, dan apa yang kita cita-citakan bisa menjadi kenyataan. Seolah itulah kebahagiaan yang sesungguhnya. Saudaraku Sesungguhnya itu semua merupakan ujian yang Allah berikan kepada kita semua, sejauh mana kita mampu melalui ujian tersebut. Ketika kita merasa berada di titik paling bawah dari setiap fase hidup, mungkin kita perlu memuhasabah diri kita. Mungkin ada yang salah dari apa yang telah kita lakukan, sehingga perlu rasanya untuk kita melihat ke belakang. Saudaraku Jangan pernah m...

Adakah Kita Bersyukur ?

Adakah cinta yang muncul dari embun pagi ? Adakah rindu yang datang bersamaan dengan datangnya embun pagi ? Adakah sayang yang menemani datangnya embun pagi ? Kawan Ketika hangatnya mentari menyambutmu dipagi hari, adakah engkau mengucap syukur kepada sang maha pemilik hati ? Ketika hembusan angin pagi yang segar menerpamu, adakah kau ingat untuk bersyukur kepada sang penguasa langit dan bumi ? Sahabat Dalam mengarungi kehidupan ini, kita tak ubahnya seperti seorang perantau. Yang datang dari sebuah daerah untuk kemudian bermukim sementara ditempat orang lain, yang suatu waktu kita akan tinggalkan dan kembali ke kampung halaman kita. Begitulah kita hidup di dunia, kita di ciptakan oleh sang maha pencipta, hidup di dunia mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat, lalu kembali kepada sang maha pencipta. Namun, sudahkah kita bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita ? Tak terhitung betapa banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita semua, ...

Sahabatku, Ini Adalah Cinta

Awalnya kita tak saling mengenal, datang ke suatu tempat yang sama dengan tujuan yang sama, meninggalkan keluarga dan saudara-saudara kita yang telah lama membersamai kita. Namun kini, hembusan angin seolah menjawab semuanya. Tak ada lagi sekat di antara kita karena sebuah keyakinan bahwa kita dipertemukan oleh sang maha pemilik cinta. Kawanku,  Tak terasa begitu banyak waktu telah kita habiskan bersama, menghabiskan waktu dengan kesibukan yang sama, kadang ego membuat kita tidak saling sapa, kadang sifat kekanak-kanakan membuat salah satu diantara kita seolah seperti orang yang berada jauh di ufuk sana. Tak jarang kita tertawa seolah dunia hanya milik kita semua, tak jarang pula menangis seolah begitu banyak beban yang kita tanggung. Kawanku Ku tak tau apa yang harus ku ungkapkan atas semua yang telah kita lalui bersama, tak terhitung berapa banyak waktu yang telah kita habiskan bersama dengan satu tujuan, diselingi banyak canda, tawa,dan kadang tangis. Kawanku Tau kah ...

Mahasiswa, Indonesia Menunggu Baktimu

Pemuda Tangguh, Harapan Indonesia Indonesia membutuhkan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Indonesia butuh pemuda tangguh yang mampu memberikan kontribusi positifnya untuk membawanya menjadi negara yang disegani di dunia. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut untuk menjadi aktor utama dalam perubahan perjalanan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Di tangan seorang mahasiswa, Indonesia akan mampu mengepakkan sayapnya di belahan bumi ini. Di punggung seorang mahasiswa, negara Indonesia akan di bopong ke arah perubahan nyata yang selama ini diharapkan. Salah satu fungsi seorang mahasiswa adalah Agent Of Change, atau agen pembawa perubahan. Oleh karena itu, seorang aktivis mahasiswa harus mampu mengemban amanah yang telah dibebankan kepadanya. Seorang mahasiswa dituntut peka melihat keadaan sekitar. Kita sama – sama ingat bagaimana kekuatan mahasiswa di tahun 1998, 1928 dan masih banyak gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa untuk Indonesia yang lebih baik. Mahasiswa harus ...