Langsung ke konten utama

Adakah Kita Bersyukur ?

Adakah cinta yang muncul dari embun pagi ?
Adakah rindu yang datang bersamaan dengan datangnya embun pagi ?
Adakah sayang yang menemani datangnya embun pagi ?

Kawan
Ketika hangatnya mentari menyambutmu dipagi hari, adakah engkau mengucap syukur kepada sang maha pemilik hati ?
Ketika hembusan angin pagi yang segar menerpamu, adakah kau ingat untuk bersyukur kepada sang penguasa langit dan bumi ?

Sahabat
Dalam mengarungi kehidupan ini, kita tak ubahnya seperti seorang perantau. Yang datang dari sebuah daerah untuk kemudian bermukim sementara ditempat orang lain, yang suatu waktu kita akan tinggalkan dan kembali ke kampung halaman kita.
Begitulah kita hidup di dunia, kita di ciptakan oleh sang maha pencipta, hidup di dunia mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat, lalu kembali kepada sang maha pencipta.

Namun, sudahkah kita bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita ? Tak terhitung betapa banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita semua, olehnya itu tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur kepada Allah.
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Ikhwah
Kita tidak akan mampu menghitung berapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, yang bagi sebagian saudara-saudara kita tidak mendapatkan itu. Karenanya, mari kita senantiasa mensyukuri segala sesuatu yang diberikan Allah kepada kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saudaraku, Cukuplah Allah Bagi Kita

Dalam menjalani hidup, kita kadang merasa seperti berada di lembah paling bawah dari setiap fase kehidupan sehingga membuat kita terpuruk, membuat kita seperti tak ada lagi harapan untuk melanjutkan hidup, tak ada lagi bahu untuk bersandar, dan tak ada lagi telinganya yang siap mendengarkan segala keluh kesah yang muncul dari lisan kita. Kadang pula, kita serasa berada di titik paling atas dalam fase kehidupan kita. Apa yang kita inginkan semua tercapai, apa yang kita laksanakan semuanya terwujud, dan apa yang kita cita-citakan bisa menjadi kenyataan. Seolah itulah kebahagiaan yang sesungguhnya. Saudaraku Sesungguhnya itu semua merupakan ujian yang Allah berikan kepada kita semua, sejauh mana kita mampu melalui ujian tersebut. Ketika kita merasa berada di titik paling bawah dari setiap fase hidup, mungkin kita perlu memuhasabah diri kita. Mungkin ada yang salah dari apa yang telah kita lakukan, sehingga perlu rasanya untuk kita melihat ke belakang. Saudaraku Jangan pernah m...

Sepenggal kisah

Amrul Ismail, lahir pada tanggal 28 mei 1997 disebuah desa kecil yang terletak di Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara. Anak ke tiga dari pasangan Ismail Karang dan Dalla Aris yang merupakan keturunan asli Enrekang / Massenrenpulu. Tumbuh dan berkembang dibawah bimbingan orang tua hingga usia dua belas tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan di SDN Satu Totallang, kemudian melanjutkan pendidikan ke SMPN LASUSUA . Dari situ kemudian dia mulai meninggalkan tempat tinggalnya dan harus rela meninggalkan kedua orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mungkin agak berat untuk anak seusia itu berpisah dengan orang tua. Namun, karena keadaan yang memaksa hal itupu...