Langsung ke konten utama

Mahasiswa, Indonesia Menunggu Baktimu

Pemuda Tangguh, Harapan Indonesia

Indonesia membutuhkan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Indonesia butuh pemuda tangguh yang mampu memberikan kontribusi positifnya untuk membawanya menjadi negara yang disegani di dunia. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut untuk menjadi aktor utama dalam perubahan perjalanan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Di tangan seorang mahasiswa, Indonesia akan mampu mengepakkan sayapnya di belahan bumi ini. Di punggung seorang mahasiswa, negara Indonesia akan di bopong ke arah perubahan nyata yang selama ini diharapkan.

Salah satu fungsi seorang mahasiswa adalah Agent Of Change, atau agen pembawa perubahan. Oleh karena itu, seorang aktivis mahasiswa harus mampu mengemban amanah yang telah dibebankan kepadanya. Seorang mahasiswa dituntut peka melihat keadaan sekitar. Kita sama – sama ingat bagaimana kekuatan mahasiswa di tahun 1998, 1928 dan masih banyak gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa untuk Indonesia yang lebih baik.

Mahasiswa harus berbenah, mahasiswa harus berubah, mahasiswa harus punya ambisi yang besar mengubah Indonesia ke arah yang lebih baiknya. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh seorang aktivis mahasiswa untuk melakukan perubahan. Yang pertama adalah dari diri seorang mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa harus menyibukkan diri dengan banyak membaca, berdiskusi dengan siapapun, aktif di organisasi – organisasi dan tetap mengutamakan akademik. Mahasiswa harus menempa dirinya dengan ilmu, mahasiswa harus menguatkan mentalnya, mahasiswa harus memiliki ruhiyah yang kuat. Karena perubahan yang besar akan didapatkan manakala aktor pelaku perubahan tersebut membenahi diri terlebih dahulu.

Indonesia akan lebih baik, jika pemuda dalam hal ini aktivis mahasiswa punya hasrat besar dan kesungguhan untuk Indonesia yang lebih baik. Oleh karenanya, sebagai seorang intelekt mahasiswa harus kuat. Indonesia butuh aktivis bermental baja, bukan aktivis yang lemah. Lemah dari sisi jasad, lemah dari sisi ruhiyah. Ingat kata – kata bung Karno ketika ia mengatakan “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan ku cabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncangan dunia”. Pesan bung Karno tersebut mengisyaratkan kepada pemuda bahwa, masa depan Indonesia berada ditangan para pemudanya. Karenanya, seorang pemuda harus memiliki semangat yang kuat untuk bisa memberi kontribusi yang nyata bagi agama, bangsa, dan negara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saudaraku, Cukuplah Allah Bagi Kita

Dalam menjalani hidup, kita kadang merasa seperti berada di lembah paling bawah dari setiap fase kehidupan sehingga membuat kita terpuruk, membuat kita seperti tak ada lagi harapan untuk melanjutkan hidup, tak ada lagi bahu untuk bersandar, dan tak ada lagi telinganya yang siap mendengarkan segala keluh kesah yang muncul dari lisan kita. Kadang pula, kita serasa berada di titik paling atas dalam fase kehidupan kita. Apa yang kita inginkan semua tercapai, apa yang kita laksanakan semuanya terwujud, dan apa yang kita cita-citakan bisa menjadi kenyataan. Seolah itulah kebahagiaan yang sesungguhnya. Saudaraku Sesungguhnya itu semua merupakan ujian yang Allah berikan kepada kita semua, sejauh mana kita mampu melalui ujian tersebut. Ketika kita merasa berada di titik paling bawah dari setiap fase hidup, mungkin kita perlu memuhasabah diri kita. Mungkin ada yang salah dari apa yang telah kita lakukan, sehingga perlu rasanya untuk kita melihat ke belakang. Saudaraku Jangan pernah m...

Sepenggal kisah

Amrul Ismail, lahir pada tanggal 28 mei 1997 disebuah desa kecil yang terletak di Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara. Anak ke tiga dari pasangan Ismail Karang dan Dalla Aris yang merupakan keturunan asli Enrekang / Massenrenpulu. Tumbuh dan berkembang dibawah bimbingan orang tua hingga usia dua belas tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan di SDN Satu Totallang, kemudian melanjutkan pendidikan ke SMPN LASUSUA . Dari situ kemudian dia mulai meninggalkan tempat tinggalnya dan harus rela meninggalkan kedua orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mungkin agak berat untuk anak seusia itu berpisah dengan orang tua. Namun, karena keadaan yang memaksa hal itupu...